Oleh: Dr. Aan Rohanah, Lc., M.Ag.
Banyak berdzikir kepada Alah.
Berdzikir kepada Allah di setiap selesai shalat, di waktu pagi dan sore, sebelum tidur, di waktu sepetiga malam terakhir, serta disetiap waktu luang. Sebab banyak berdzikir mendatangkan keberkahan dan keberuntungan. Alkah SWT berfirman :
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ( الجمعة: ١٠)
“Apabila salat (Jumat) telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung” ( Al-Jum’ah :10)
Banyak bersedekah.
Banyak bersedekah akan mendapatkan balasan yang berlimpah dari Allah SWT. Seperti membuka pintu rezeki dan memudahkan usaha mendapatkan nafkah, kesehatan yang prima dan umur yang panjang, hati yang tenang dan damai. Bahkan diberikan rizki berlipat ganda hingga 700 kali lipat. Allah SWT berfirman :
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (البقرة: ٢٦١)
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui” ( Al-Baqarah: 161 ).
فاجتمعوا على طعامكم، واذكروا اسمَ الله عليه، يُبارَكْ لكم فيه (صحيح الجامع ٤٥٠١ )
“Maka berkumpullah bersama-sama atas makananmu, dan sebutkan nama Allah di atasnya, niscaya kamu akan diberkati di dalamnya” (Sahih Al-Jami’ ).
كُلُوا جميعًا ولا تَفرَّقوا؛ فإن طعامَ الواحد يكفي الاثنين، وطعام الاثنين يكفي الثلاثة والأربعة، كُلوا جميعًا ولا تفرقوا؛ فإن البركةَ في الجماعة (رواه احمد وابو داود وابن ماجه)
“Makanlah bersama-sama dan jangan berpisah-pisah; Makanan satu orang cukup untuk dua orang, dan makanan dua orang cukup untuk tiga dan empat orang. Makanlah Bersama-sama dan jangan berpisah-pisah; Keberkahan ada pada berjamaah (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Berkomitmen kepada yang halal dan menjauhi yang haram dan syubhat dalam segala situasi hingga dalam berbisnis harus bisa menjauhi khianat dan dusta, agar bisa menciptakan hidup yang lurus, jauh dari hal-hal yang menyimpang sehingga selalu diridhai dan diberkahi oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
البيِّعان بالخيار ما لم يتفرَّقا؛ فإن صدقا وبيَّنا، بورك لهما في بيعهما، وإن كتما وكذبا، مُحقت بركةُ بيعهما ( متفق عليه).
“Kedua penjual mempunyai opsi memilih kecuali mereka berpisah; Jika mereka jujur dan jelas, maka mereka akan diberkati dalam penjualannya, dan jika mereka menyembunyikan dan berdusta, maka keberkahan penjualan mereka akan terhapus”.( Muttafaq ‘alaihi ).
Menjaga keseimbangan.
Menjaga keseimbangan beribadah kepada Allah dan berbuat baik kepada manusia serta menjauhi maksiat merupakan cara hidup suami istri dalam melakukan kebaikan dan ketaatan agar mereka mendapatkan kehidupan yang penuh berkah, jauh dari kehinaan, kesengsaraan dan kemurkaan serta adzab dari Allah, sebagaimana firman-Nya :
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوٓا۟ إِلَّا بِحَبْلٍ مِّنَ ٱللَّهِ وَحَبْلٍ مِّنَ ٱلنَّاسِ وَبَآءُو بِغَضَبٍ مِّنَ ٱللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلْمَسْكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقْتُلُونَ ٱلْأَنۢبِيَآءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا۟ وَّكَانُوا۟ يَعْتَدُونَ ( ال عمران :١١٢)
“Kehinaan ditimpakan kepada mereka di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka (berpegang) pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Mereka pasti mendapat murka dari Allah dan kesengsaraan ditimpakan kepada mereka. Yang demikian itu karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas”.
( Ali Imran:112 )
Menjaga silaturrahmi.
Menjaga dan terus menyambung silaturahmi dengan pasangan, anak-anak, orang tua, mertua, kerabat, kawan, tetangga dan lainnya akan menghadirkan rizki dan umur yang panjang. Rasulullah SAW bersabda:
من أحب أن يُبسطَ له في رزقه، ويُنسأَ له في أَثَره فليصِلْ رحِمَه (رواه البخاري ومسلم) .
” Siapa yang ingin dimudahkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka sambunglah silaturahmi ” . (HR. Bukhari dan Muslim ) .
Manajemen waktu yang baik.
Suami istri harus bisa memanaje waktu dan menggunakannya untuk melakukan kebaikan dan ketaatan agar waktu-waktu yang dimilikinya bisa menghadirkan keberkahan menjadikan kehidupan yang lebih baik di dunia dan di akhirat dengan kehidupan yang jauh lebih baik. Karena itu, Rasulullah SAW mendoakan umatnya agar hidupnya berkah sejak di waktu pagi.
اللهم باركْ لأمتي في بكورها ( رواه ابو داود والترمذي وابن ماجه واحمد).
“Ya Allah, berkahilah umatku di pagi harinya”. (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
Berdoa kepada Allah
Jangan lupa untuk banyak berdoa kepada Allah agar diberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap urusan dan prilakunya.
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ( البقرة :١٨٦)
“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (Al-Baqarah :186)
Berikut ini ada beberapa contoh doa untuk meminta keberkahan :
Doa memohon keberkahan dalam segala urusan.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ
“Ya Allah, berkahilah aku dalam apa yang telah Engkau berikan, dan lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan.”
Doa Memohon Keberkahan Rizki.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رِزْقِنَا
“Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami.”
Doa Keberkahan di dalam Rumah dan Keluarga
اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَيْتَنَا بَيْتًا مُبَارَكًا، وَاجْعَلْ فِي أَهْلِنَا بركة.
“Ya Allah, jadikanlah rumah kami rumah yang penuh berkah, dan jadikanlah keluarga kami berlimpah berkah”
Menggapai Berkah Ramadhan Bersama Keluarga
Suami dan istri hendaknya bisa mengkondisikan anak-anak dan seluruh anggota keluarga untuk sibuk melakukan kebaikan dan ketaatan agar semua anggota keluarga dapat meraih keberkahan khususnya di bulan romadhan. Adapun cara yang harus dilakukan sebagai berikut :
- Memberikan pemahaman tentang ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah.
- Membangun motivasi.
- Menjadi teladan bagi keluarga.
- Mengkondisikan keluarga untuk menyambut ramadhan dengan persiapan yang baik.
- Mengajak keluarga :
a. Membuat target ibadah.
b. Menetapkan hal-hal prioritas : mendahulukan yang wajib, mendahulukan amal yang pahalanya sangat besar, bersegera, beramal di waktu yang utama, mendahulukan amal berjamaah .
c.Bersegera melakukan kewajiban, gemar melakukan yang sunnah, tidak memperbanyak hal-hal yang mubah, menjauhi yang makruh dan yang haram.
Membuatkan jadwal amalan sehari-hari.
Membangun budaya berlomba dan bersungguh-sungguh.
Mendisiplinkan ibadah berjamaah.
Membiasakan sikap saling tolong menolong dan bekerja sama dalam kebaikan.
Membuat evaluasi harian dan pekanan, pribadi dan Keluarga.
Menghidupkan malam untuk bertaqarrub kepada Allah.
Mengajak i’tikaf di 10 hari terakhir dan berusaha meraih lailatul qadar.
Banyak berdoa terurama di waktu yang mustajab.
Istiqamah dari awal hingga akhir Ramadhan.

Tinggalkan komentar