Oleh: Dr. Aan Rohanah, Lc., M.Ag.
Suami dan istri di bulan romadhan hendaknya menjadikan semua aktifitasnya sebagai proses peningkatan keimanan agar bisa meraih takwa yang sebenarnya.
Takwa merupakan salah satu konsep yang sangat penting dalam kehidupan berkeluarga karena memiliki keistimewaan yang sangat besar dalam kehidupan suami istri membangun keluarga dan dalam ikhtiar mewujudkan keluarga yang bahagia di dunia dan bahagia di akhirat di dalam surga.
Suami dan istri hendaknya yakin bahwa takwa itu sesuatu yang paling istimewa dalam hidup mereka. Karena :
1. Meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT sehingga bisa bersegera melakukan yang wajib, gemar melaksanakan yang sunnah, dan gigih dalam meninggalkan segala bentuk yang haram.
2. Bertambah kuat perasaan diawasi oleh Allah SWT sehingga berhati-hati dalam berprilaku agar selalu berada dalam ridha Allah dan jauh dari murka-Nya.
3. Memperkuat komitmen untuk menjalankan syariat Allah SWT, sehingga tidak mengabaikan dan tidak melalaikannya sedikitpun.
4. Meningkatkan kesadaran untuk mengendalikan emosi dan nafsu.
5. Meningkatkan kedisiplinan dan mengontrol diri sendiri.
6. Meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT dan menggunakan nikmat hanya untuk hal-hal yang diridhai-Nya.
Dan banyak lagi Keistimewaan-keistimewaan lainnya dari ketakwaaan.
Ingatlah bahwa bertakwa itu kewajiban sepanjang hidup sesuai dengan perintah Allah kepada orang-orang yang beriman. Seperti dalam surat Sli Imran ayat 102 :
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ (ال عمران : ١٠٢)
” Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim”. ( Ali Imran : 102).
Namun selain takwa sebagai kewajiban, ia juga merupakan
kebutuhan yang besar bagi setiap hamba. Karena itu, di bulan romadhan suami istri harus bisa fokus kepada pembinaan ketakwaan bagi seluruh anggota keluarga.
Segala ikhtiar dan aktifitas suami istri serta anak-anak di bulan romadhan harus fokus pada pembentukan ketakwaan. Mereka harus menganggap takwa itu menjadi kebutuhan yang darurat, sebab :
1. Takwa menjadi sumber ketaatan.
فَاتَّقُوۡا اللّٰهَ وَ اَطِيۡعُوۡنِۚ
( الشعراء : ١٠٨) .
” Maka bertakwakah dan taatlah”.( As-Syu’aro : 108).
2. Takwa menghadirkan kebahagiaan.
اَلَاۤ اِنَّ اَوۡلِيَآءَ اللّٰهِ لَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُوۡنَ ۖ ۚ
الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَكَانُوۡا يَتَّقُوۡنَؕ(يونس :٦٢-٦٣)
“Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa”. ( Yunus :62-63)
3. Takwa membuat pribadi bersikap tegas dalam mengikuti kebenaran dan meninggalkan kebatilan. Sehingga bisa menjadi yang shaleh dan istiqamah.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ تَتَّقُوا اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّكُمْ فُرْقَانًا وَّيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْم( الانفال: ٢٩).
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu, menghapus segala kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)-mu. Allah memiliki karunia yang besar”.( Al-Anfal :29).
4. Takwa menghadirkan kebahagiaan dan kemenangan.
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا (‘النبا : ٣١).
“Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan “.( An-Naba : 31) .

Tinggalkan komentar